5 Kesalahan Ketika Melakukan Kredit Motor

5 Kesalahan Ketika Melakukan Kredit Motor – Tidak heran jika banyak orang yang masih belum tahu bagaimana melakukan kredit motor yang benar, dan tentu banyak juga yang merasa dirugikan dengan system Kredit yang tidak bisa menjamin kelunasan dengan cara yang benar.

Nah sahabat bisnis ada beberapa hal yang mungkin perlu anda ketahui sebagai calon kreditor motor. Sebelum anda melakukan kredit alangkah lebih baiknya kalau anda memperhatikan hal-hal yang merupakan kesalahan orang ketika melakukan kredit motor yang akhirnya membawa kerugian kepada diri sendiri. Ingin tahu lebih pasti silahkan simak ulasannya dibawah ini.

Kesalahan Ketika Melakukan Kredit Motor

kredit motor

image from pixabay

a. Tidak menghitung keuangan sendiri

Yang pertama sebagai seorang kreditur kendaraan dengan jumlah yang besar tentu saja harus paham dan menghitung pengeluaran uang sendiri setiap bulannya. Hal seperti ini untuk menimalisir penggunaan uang setiap bulannya sehingga uang yang anda gunakan untuk membayar cicilan sama sekali tidak memakai uang bulanan anda. Dengan begitu Hidup anda lebih terkontrol dan kondusif.,

Tapi langkah awal seperti ini jarang sekali dilakukan orang-orang, mereka lebih memikirkan cepat mendapatkan sepeda motor baru yang mana belum pasti mereka bisa hidup bahagia selanjutnya.

b. Tempat leasing Palsu

Melakukan kredit motor disebuah tempat tentu harus anda pilih dengan bena-benar, jangan sampai anda masuk ke tempat yang salah. Misalnya saja tempat leasing palsu, menyediakan motor namun tidak menyediakan surat2 secara lengkap. Hal seperti ini sering kali ditemui di daerah-daerah yang mungkin belum cukup dikenal oleh orang karena mudah untuk menjalankan bisnis.

Kita bisa tahu bagaimana membedakan leasing palsu dan asli. Biasanya leasing palsu akan memberikan BPKB atau surat motor secara berbelit-belit., bisa jadi yang mereka jual bukan motor resmi namun motor Bodong, nah berbeda dengan LEASING asli yang mungkin akan memberikan Surat BPKB untuk pelunasan di bulan akhir maupun ketentuan dan kesempakatan bersama ketika anda melakukan kredit sepeda motor.

c. Memilih jangka waktu kredit yang panjang

Banyak para kreditur lebih memilih jangka kredit yang panjang, yah sebagian orang memang banyak yang memilih jangka kredit yang panjang karena biaya atau cicilan setiap bulannya jauh lebih murah dibandingkan dengan jangka kredit yang pendek. Jika dinalar dan dilogika dengan benar semuanya cukup merugikan. Terlebih untuk system kredit Jangka panjang, semakin lama anda melunasi cicilan kredit maka sebenarnya semakin besar dana yang anda keluarkan.

Kita ambil sedikit gambaran saja untuk kasus ini. Misalnya harga motor yang anda beli adalah 20 Juta rupiah. Anda mengambil kredit dengan jangka waktu 20 bulan, angsuran tiap bulan sekitar 1.100.000 maka sebenarnya anda sudah melunasi kredit dengan jumlah 22 juta. Nah ini misalkan saja. Tapi jika anda menggunakan system jangka panjang akan lebih murah. Misalnya 30 bulan, dan setiap bulan anda dikenakan 800 ribu.

Mungkin menurut anda lebih murah, tapi coba jumlahlahkan cicilan pertama sampai cicilan besar. Tentu anda akan rugi besar karena harga normal motor saja hanya 20 Juta, sedangkan anda membayar lebih dari 20 Juta.

d. Tidak memperhatikan tanggal pembayaran cicilan

Ini yang paling sering kali dilupakan oleh orang-orang yang melakukan kredit sepeda motor, lupa memperhatikan kapan harus membayar cicilan setiap bulan. Anda lupa maka tunggakan selanjutnya jauh lebih besar. Atau bisa jadi disesuaikan dengan denda yang lebih besar.Pastikan hal seperti ini tidak terjadi pada diri anda sendiri.

Terimakasih sahabat bisnis.

Tags:

Leave a Reply