Apple Hapus Beberapa Aplikasi di Tiongkok, Termasuk Skype

Pemerintah Tiongkok selama ini memang sering memblokir akses beberapa situs internet dan aplikasi ternama di negaranya. Terbaru, Skype, yang merupakan layanan perpesanan instan dan panggilan internet dari Microsoft juga tidak tersedia lagi di App Store untuk wilayah Tiongkok. Hal ini menandai kemunduran terbaru untuk layanan teknologi asing di Negeri Tirai Bambu.

Apple pun menanggapi berbagai pertanyaan tentang menghilangnya Skype dari App Store di Tiongkok. Pada Selasa (21/11/2017) lalu, Apple lalu membenarkan bahwa beberapa aplikasi telepon internet memang telah dihapuskan dari App Store atas permintaan dari pemerintah Tiongkok, karena dinilai melanggar undang-undang setempat.

“Kementerian Keamanan Publik memberitahu kami bahwa beberapa aplikasi voice over internet protocol tidak sesuai dengan undang-undang setempat. Maka dari itu, beberapa aplikasi tersebut kini telah dihapus dari App Store di Tiongkok,” ujar juru bicara Apple dilansir dari Reuters.

Walau demikian, Apple menegaskan aplikasi yang dihapus tersebut akan tetap tersedia di negara lain. Reuters sempat meminta komentar dari Administrasy Cyberspace Tiongkok, badan pengawas teknologi yang disensor. Namun mereka tidak segera menanggapi permintaan komentar tersebut.

Sepanjang 2017, Tiongkok telah meningkatkan pengawasan aplikasi internet. Ratusan aplikasi dihapuskan peredarannya di kalangan masyarakat Tiongkok. Bahkan dalam dua bulan terakhir, dua aplikasi perpesanan besar seperti WhatsApp dan Facebook Messenger juga juga tersedia secara terbatas.

Otoritas setempat mengatakan bahwa keputusan pemerintah ini dilakukan untuk melindungi privasi dan mencegah aktivitas terorisme secara online. Akan tetapi, para netizen Tiongkok cukup menyesalkan penghilangan Skype, karena dinilai terlalu membatasi, terlepas adanya alternatif aplikasi lain dari pengembang lokal.

Leave a Reply