Berapa Batas Maksimal Kepemilikan Nomor Simcard Untuk Satu Orang?

Baru-baru ini, warganet dikejutkan dengan adanya peraturan baru dari Menkominfo yang mewajibkan seluruh pengguna kartu prabayar wajib melakukan registrasi ulang kartu prabayar. Sebetulnya, hal ini bertujuan sangat baik, yaitu untuk memangkas berbagai macam cara penyalahgunaan nomor pribadi untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan menetapkan peraturan registrasi ulang kartu prabayar, pemerintah sebetulnya melakukan langkah yang tepat untuk melindungi hak-hak pemilik kartu.

Tentu Anda tidak ingin, bukan, terkena penipuan melalui SMS/telepon namun tak bisa melacak siapa pelakunya? Adanya peraturan baru ini membuat setiap pemilik kartu prabayar lebih terlacak identitasnya.

Setelah kehebohan registrasi ulang kartu prabayar, kemudian orang pun bertanya-tanya, adakah batas maksimal jumlah nomor kartu prabayar yang bisa dimiliki oleh seseorang?
Mungkinkah satu orang pengguna kartu prabayar memiliki ratusan bahkan ribuan kartu dan semuanya terdaftar?

Kini pertanyaan tersebut sudah bisa dijawab secata gamblang, sebab telah dikeluarkan peraturan baru mengenai registrasi ulang kartu prabayar dan jumlah maksimal kepemilikan nomor simcard untuk masing-masing pengguna.

Batas Maksimal Kepemilikan Nomor Simcard

Berdasarkan peraturan terbaru yang dikeluarkan Kemenkominfo (Peraturan Menteri Kominfo No. 21 tahun 2017), kini satu orang dapat memiliki maksimal 3 nomor simcard dari maksimal 3 operator yang berbeda.

Tentunya ketiga simcard ini ketika dibeli harus didaftarkan terlebih dahulu dan disesuaikan dengan identitas penduduk yang ada di Dukcapil, sehingga jika sudah melebihi batas maksimal, maka pengguna bisa dikatakan tidak akan berhasil melakukan registrasi ulang kartu prabayar yang keempat kalinya.

Bagaimana jika misalnya seseorang memiliki sebuah usaha dan memerlukan lebih dari 3 nomor untuk kebutuhan bisnisnya? Maka dimungkinkan untuk memiliki nomor keempat, hanya saja nomor tersebut harus didaftarkan secara langsung ke gerai operator, sehingga jelas terdaftar.

Artinya, untuk nomor yang keempat untuk urusan bisnis, Anda tidak bisa langsung mengirimkan SMS, melainkan harus datang langsung ke gerai-gerai operator terdekat.

Hal ini bersesuaian dengan isi dari Peraturan Menteri yang dikeluarkan oleh Mentri Kominfo, Rudiantara. Begini kutipan dari Peraturan Menteri Kominfo No. 21 tahun 2017 tersebut :

Pasal 11 Ayat 1 : Calon Pelanggan hanya dapat melakukan Registrasi kartu prabayar sendiri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2). Paling banyak 3 (tiga) Nomor MSISDN atau Nomor Pelanggan untuk setiap NIK pada setiap Penyelenggara Jasa Telekomunikasi.

Pasal 11 ayat 2 : Jika pelanggan membutuhkan lebih dari 3 nomor, maka pelanggan hanya bisa melakukan registrasi secara langsung di gerai-gerai penyedia layanan operator seluler.

Baca Juga: Cara Registrasi Kartu Prabayar Terbaru, All Operator

Sudah jelas bukan pernyataan yang ditampilkan dalam peraturan menteri tersebut? Peraturan ini tentunya tak pilih-pilih, berlaku bagi seluruh pengguna operator seluler yang ada di Indonesia, baik itu Indosat, Telkomsel, XL, Smartfren, maupun Tri.

Bagaimana Jika Tidak Registrasi Ulang Kartu Prabayar?

Masih merasa kurang yakin pemerintah mampu menjaga identitas tanpa terjadi kebocoran ke pihak manapun? Masih merasa kurang yakin bahwa pemerintah menjamin kerahasiaan data-data Anda?

Mulai saat ini, segera gugurkan rasa tidak yakin tersebut, sebab salah-salah, nomor Anda malah akan diblokir jika tak kunjung melakukan registrasi kartu.

Jika sudah diblokir, maka Anda pun akan kesulitan berkomunikasi, sebab tak mampu menerima telepon, SMS, manggunakan paket data, dan sebagainya. Anda juga tidak akan mampu mengaktifkan kembali sebuah nomor kartu prabayar baik sudah datang ke gerap penyedia layanan kartu Simcard tersebut.

Pemerintah dan Kominfo masih terus berusaha melakukan sosialisasi untuk registrasu ulang kartu prabayar ini, sehingga seluruh masyarakat dapat ikut serta mendaftarkan nomor kartu simcard pribadinya.

Diharapkan pula dengan adanya pembatasan jumlah maksimal kepemilikan simcard, kejahatan dan penipuan melalui telepon/SMS dapat ditebas karena setiap nomor telah memiliki identitas yang jelas.

Leave a Reply