Inilah 5 Cara Menulis Ulang Artikel Berita untuk Blog

5 Cara Menulis Ulang Artikel Berita – Dalam membuat sebuah konten blog, sebaiknya memang berasal dari pemikiran kita sendiri. Mulai dari ide, tulisan hingga gambar ilustrasi. Akan tetapi, banyak blogger pemula yang masih bingung dan tidak tahu harus menulis apa. Pada akhirnya, mereka pun mencari referensi atau materi konten dari blog lain. Nah, ini dia yang sering menjadi masalah bagi para blogger.

Menulis ulang atau melakukan rewrite artikel yang sudah ada di situs lain sebenarnya tidak salah. Asalkan harus memenuhi beberapa persyaratan.

Salah satunya adalah tidak hanya sekadar copy-paste dan harus lolos dari pengecekan plagiat konten. Namun, masih banyak juga yang bingung dengan tata cara melakukan rewrite atau penulisan ulang, terutama untuk jenis konten berita.

Supaya tidak semakin bingung, berikut ini adalah penjelasan tentang langkah-langkah menulis ulang artikel berita untuk kebutuhan blog pribadi.

Baca Juga: Cara Cerdas Membuat Judul Postingan Blog Agar Diminati Pembaca

5 Cara Melakukan Rewriter/ Menulis Ulang Artikel Berita

Menulis Ulang Artikel

 

1. Memahami isi artikel

Setelah Anda menemukan artikel berita yang ingin ditulis ulang, baca dulu secara keseluruhan agar memahami isinya. Sebab, banyak orang yang hanya terpancing dengan judul beritanya saja, tanpa membaca dulu apa isi artikelnya.

Dengan memahami artikel, maka isi artikel berita yang Anda tulis pun nantinya tidak akan menyimpang jauh dari pokok pembahasan. Tentunya ditulis lagi dengan menggunakan gaya bahasa dan pemahaman Anda sendiri.

2. Menyalin isi artikel untuk sementara

Supaya memudahkan Anda dalam menulis ulang, terutama dari sumber yang didapat dari internet, salin dulu keseluruhan artikel ke Microsoft Word atau Notepad. Setelah itu, baru Anda tulis ulang, baik per kalimat ataupun per paragraf.

Pastikan tidak ada susunan kata yang kemiripannya terlalu mencolok agar tidak terdeteksi software pemeriksa konten plagiat. Ini berguna agar Anda bisa meniru struktur atau urut-urutan penulisan beritanya.

3. Menyisipkan sumber

Jika ada kalimat kutipan dari seseorang, harus disertakan sumbernya. Bukan hanya nama website atau blognya saja, tetapi lengkap dengan tanggal kapan artikel berita tersebut dipublikasikan.

Selain itu, Anda juga harus menyisipkan sumber apabila artikel yang Anda tulis memuat fakta menyangkut informasi tertentu, yang harus terpercaya. Jadi, Anda tidak akan dikira mengarang informasi.

4. Fokus pada topik utama

Mengembangkan pembahasan pada berita memang diperbolehkan, asal masih ada kaitannya dengan topik utama. Jangan sampai melebar terlalu jauh, sehingga bisa membuat pembaca bingung.

Misal membahas soal wawancara seorang pemain setelah pertandingan sepakbola, maka hal-hal lain yang masih relevan untuk dibahas misalnya seperti jalannya pertandingan atau penampilan si pemain sepanjang pertandingan tersebut.

5. Baca ulang dan koreksi

Kelemahan dari artikel rewrite adalah sering terjadi salah ketik atau disebut typo. Bahkan terkadang ada susunan kalimat yang kurang enak dibaca.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya selalu baca ulang dari awal setelah selesai menulis satu artikel. Lakukan koreksi, seperti menambah atau mengurangi tanda baca, kata, kalimat, dan sebagainya.

Menggunakan atau Meninggalkan SEO?

Teknik SEO (Search Engine Optimization) masih menjadi andalan bagi beberapa orang untuk membuat artikel di blognya lebih mudah dikenali dan ditemukan di mesin pencari. Secara umum, artikel SEO ini mempunyai beberapa kriteria.

Di antaranya mempunyai keyword utama, judul memuat keyword, paragraf pertama dan terakhir memuat keyword, menggunakan subheader yang memuat keyword, panjang minimal 300-500 kata, atau density keyword sekian persen. Namun, cara tersebut nyatanya tidak 100% efektif.

Termasuk dalam penulisan artikel berita, terutama jika Anda melakukan rewrite atau menulis ulang artikel yang sudah ada sebelumnya. Artikel yang dianggap SEO friendly saat ini adalah artikel yang human friendly alias enak dibaca.

Sebab, saat ini Google lebih menggunakan perilaku penggunanya dalam menentukan peringkat di hasil pencarian mereka. Jadi dalam menulis ulang artikel berita, sebaiknya tidak terlalu memikirkan SEO dan lebih pentingkan kenyamanan pembaca.

Baca Juga: Lanjutan: Tips Optimasi SEO untuk Pemula

Kesimpulan

Itu dia penjelasan singkat mengenai bagaimana cara menulis ulang artikel berita untuk blog. Tetapi, hal itu sebaiknya dilakukan apabila digunakan untuk kepentingan pribadi. Sedangkan bagi seorang wartawan atau penulis berita untuk koran, sebaiknya buat artikel yang orisinil buah dari riset dan pemikiran atau liputan sendiri. Selamat mencoba.

Leave a Reply