Digicoop, Ponsel 4G dari Koperasi Digital Indonesia Diobral Rp 300 Ribu

Sejak tersedia pada Maret 2017 lalu, smartphone Digicoop keluaran Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) memang kurang diminati. Lebih-lebih karena saat pertama kali keluar, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 1,3 juta.

Adapun biaya yang harus dibayarkan tersebut adalah dalam bentuk simpanan pokok dan wajib untuk 12 bulan. Namun selama enam bulan pertama, ternyata harga tersebut dikeluhkan terlalu mahal. Hingga akhirnya pihak KDIM memutuskan untuk menurunkan harganya menjadi Rp 300 ribu. Namun perubahan harga tersebut tidak terlalu berdampak positif, karena hanya diminati 500 orang saja.

digicoop

Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

Dikutip dari detikInet, smartphone Digicoop ini dapat dimiliki dengan syarat harus menjadi anggota KDIM. Adpaun biaya Rp 300 ribu itu terdiri dari pembayaran simpanan pokok, simpanan wajib dan deposit, yang mana masing-masing sebesar Rp 100 ribu.

Meskipun dari segi harga mengalami perubahan, akan tetapi spesifikasi smartphone Digicoop masih sama seperti saat pertama kali diluncurkan. Selain harganya yang terjangkau, nantinya juga akan ada beberapa aplikasi global buatan anak bangsa di smartphone tersebut.

Baca Juga:Asus Zenfone 4 Selfie Siap Sambangi Indonesia, Ini Harganya
Penjualan iPhone 7 256 GB Dihentikan oleh Apple

Digicoop sendiri mengusung spesifikasi yang cukup lumayan. Smartphone dengan layar 4,7 inci ini sudah menggunakan sistem operasi Android 6.0.1 Marshmallow, RAM 1 GB, memori internal 8 GB, dan disokong prosesor quad-core 1,5 GHz.

Tersedia pula kamera depan dan belakang, dengan resolusi masing-masing 2 MP dan 5 MP. Untuk mendukung aktivitas penggunaan smartphone, tersedia baterai berkapasitas 1.800 mAh.

Penurunan harga smartphone Digicoop ini diharapkan bisa menarik minat 10 ribu anggota KDIM baru ke depannya.

Sumber: inet.detik.com

Leave a Reply