Mengetahui Proses Pemblokiran, Jika Tidak Registrasi Ulang Simcard

Baru-baru ini, pemerintah khususnya menteri Kominfo mengeluarkan sebuah peraturan Menteri yang menyebutkan bahwa setiap pengguna kartu prabayar diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang simcard.

Registrasi mulai diberlakukan semenjak tanggal 31 Oktober 2017. Per tanggal 1 November, sudah cukup banyak simcard yang teregistrasi dengan valid, jumlahnya mencapai sekitar 30.201.602 pelanggan kartu prabayar.

Semakin lama, semakin banyak pendaftar yang mendukung peraturan pemerintah yang satu ini, sebab untuk lebih mengamankan identitas tiap pelanggan, memang perlu dilakukan pendataan dengan cara ini. Tentu kita semua tak ingin kembali tertipu dengan orang-orang licik yang memanfaatkan telepon dan SMS untuk mengambil keuntungan dari orang lain. Dengan adanya registrasi ulang simcard ini, diharapkan pelacakan terhadap penipuan akan lebih baik dan efektif.

Walau begitu, masih cukup banyak pengguna simcard yang belum berhasil mendaftarkan nomornya. Kegagalan ini diduga akibat tingginya jumlah pendaftar yang ingin mendaftarkan nomor simcardnya. Beberapa juga berkemungkinan salah memasukkan NIK atau nomor KK sehingga tidak dapat ditemukan di data Dukcapil.

Baca Juga : Cara Registrasi Kartu Prabayar Terbaru, All Operator

Jika Anda termasuk pelanggan yang masih saja gagal untuk registrasi ulang simcard, mungkin Anda dapat melakukannya di malam hari atau bahkan dini hari saat traffic pendaftaran tidak terlalu tinggi. Hal ini sesuai dengan pernyataan yang diberikan oleh Ketua Umum ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia).

Tahapan Pemblokiran Kartu Simcard

Lalu apa jadinya jika pelanggan tak melakukan registrasi kartu-kartu simcard yang dimilikinya? Maka jangan heran jika perlahan-lahan nomor tersebut menjadi tidak aktif, tak dapat menerima telepon, tak dapat memakai paket data, dsb. Walau begitu, pemblokiran dilakukan secara bertahap.Berikut merupakan tahapan-tahapannya:

1. Pemberian Masa Tenggang

Peraturan registrasi ulang simcard diberlakukan semenjak tanggal 31 Oktober 2017, dan batas pelanggan untuk melakukan registrasi ulang simcard miliknya adalah pada tanggal 29 Februari 2019. Jika sampai pada batas tanggal tersebut masih ada juga pelanggan yang belum melakukan registrasi ulang, maka tahapan pertama pemblokiran kartu Simcard adalah pemberian masa tenggang untuk segera mendaftar dengan identitas yang benar.

Pemblokiran tahap satu yang berupa pemberian masa tenggan ini akan dilakukan selama 30 hari setelah masa registrasi ulang simcard berakhir. Tenggang waktu ini disampaikan langsung oleh Ahmad Ramli, Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika.

Saat seorang pelanggan memasuki taham satu ini, nomor simcardnya masih dapat digunakan untuk melakukan panggilan dan lainnya selama 15 hari pertama berlakunya masa tenggang.

Baca Juga : Berapa Batas Maksimal Kepemilikan Nomor Simcard Untuk Satu Orang?

2. Pencabutan Hak Akses Tahap I

Jika masa tenggang sudah terlewati namun pelanggan belum juga menunjukkan tanda-tanda usaha untuk registrasi ulang, maka pemerintah akan melakukan pencabutan terhadap hak akses tahap I, sehingga pelanggan tidak lagi bisa melakukan panggilan dari simcard tersebut dan tidak bisa mengirimkan SMS pula.
Pencabutan hak akses tahap I ini dilakukan setelah 15 hari berakhirnya masa registrasi ulang simcard. Walau tak bisa melakukan panggilan ke luar, pelanggan masih dapat menerima telepon.

3. Pencabutan Hak Akses Tahap II

Jika setelah pencabutan hak akses tahap I pelanggan masih juga tak mendaftarkan simcardya, maka setelah 15 hari setelah berlakunya pencabutan hak akses tahap I, pelanggan akan memasuki masa pencabutan hak akses tahap II, artinya melalui simcard tersebut ia tidak lagi dapat menerima panggilan masuk maupun SMS. Pengguna hanya bisa mengakses internet dari paket data yang dimilikinya selama 15 hari ke depan.

4. Pemblokiran Permanen

Dua tahapan pencabutan hak akses tersebut harus diperhatikan sebaik-baiknya, karena jika tidak, maka akibatnya terjadi pemblokiran permanen jika masa pencabutan hak akses tersebut telah selesai berlaku.

Kini Simcard milik Anda yang tidak melalui proses registrasi ulang simcard akan diblokir secara permanen dan tidak dapat diaktifkan kembali walaupun Anda mendatangi gerai operator layanan.

Mengingat pentingnya hal ini, dan cukup fatalnya akibat yang ditimbulkan jika pengguna kartu prabayar tidak melakukan registrasi ulang simcard, yuk sama-sama mendaftarkan simcard pribadi dari sekarang!

Leave a Reply