Ada Yang Menarik Dari Kisah Sukses Liu Qiangdong Pendiri Jd.com

Kisah Sukses Liu Qiangdong Pendiri Jd.com – Jika anda gemar berbelanja online bahkan hingga marketplace luar negeri, pasti sadah tak asing lagi dengan website bernama Jd.com. Marketplace asal Tiongkok ini memang menjadi salah satu online shop terbesar di negaranya.

Ada banyak sekali faktor yang membuat market place ini sukses seperti saat ini, di antaranya karena barang yang di jual super lengkap, hampir semua jenis barang yang biasa di jual di toko online tersedia di sini.

Sistem transaksi juga terbilang aman dan mudah, dan pastinya semua itu berkat kerja keras Liu Qiangdong atau richard liu sang founder Jd.com yang selalu penuh inovasi.

Kisah Sukses Liu Qiangdong Yang Patut Jadi Inspirasi

Berawal dari hal tak terduga

Memang, menjadi wirausahawan tidak pernah mudah. Kegagalan bisa datang kapan saja tanpa bisa diprediksi. Begitupun dengan Inspirasi untuk berbisnis, bisa berasal dari sesuatu yang tidak terduga pula.

Itulah yang dirasakan Liu Qiangdong saat awal – awal perintisan situs Jd.com. Siapa sangka, ide pendirian Jd.com berawal ketika negaranya sedang terserang wabah virus mematikan bernama SARS.

Banyak dari orang – orang Tiongkok saat itu takut keluar rumah karena khawatir tertular penyakit SARS yang menyerang saluran pernafasan. Hal ini mengakibatkan semakin sepinya toko – toko konvensional dan tak sedikit pemilik yang memutuskan untuk menutup toko mereka.

Melihat fenomena tersebut, Liu Qiangdong pun tergerak untuk mengatasi masalah ini dengan memanfaatkan internet sebagai media transaksi. Dari sinilah muncul ide membangun marketplace atau toko online untuk membangkitkan kondisi perekonomian negaranya.

Liu Qiangdong remaja hanya tertarik pada dunia sosial dan politik

Mengenai Kisah sukses Liu Qiangdong, Beliau adalah pria yang lahir pada tahun 1974 di kota Suqian, Tiongkok dan besar di sana. Melihat kesuksesannya di dunia marketing saat ini, mungkin tidak akan ada yang menyangka kalau masa remaja Liu ternyata lebih tertarik pada dunia politik dan sosial.

Hal ini bisa dilihat ketika ia mulai masuk SMA. Di jenjang pendidikan tersebut, Liu Qiangdong pendiri Jd.com lebih sering dan gemar mempelajari segala hal tentang sosiologi, hubungan masyarakat dan ilmu politik.

Ketertarikannya pada dunia politik dan sosial berlanjut hingga dunia perkuliahan. Setelah lulus dari SMA, Liu Qiangdong memutuskan untuk berkuliah di People University of Tiongkok jurusan Sosiologi.

Di sana, ketertarikan dan bakatnya ini semakin berkembang dan terarah. Selain itu Liu juga bertemu dengan orang – orang hebat yang berpengaruh dan mengantarkannya pada karir politik.

Menyebrang Ke Dunia Programing, Langkah Awal Dari Kisah Sukses Liu Qiangdong Mendirikan Jd.com

Setelah sekian lama berkutat dalam dunia politik di kampusnya, pada tahun 1996 Liu Qiangdong memiliki pandangan lain tentang masa depan. Dia beranggapan bahwa sebenarnya dengan berpolitik dirinya tidak bisa mengumpulkan cukup uang untuk menunjang kehidupannya terutama untuk menyokong kebutuhan dalam dunia politik.

Menyadari hal itu, Liu Qiangdong yang sebenarnya saat itu belum lulus dari Universitas memutuskan untuk mempelajari bidang lain yang ia anggap memiliki prospek lebih bagus.

Akhirnya pilihan Liu Qiangdong jatuh pada dunia programming komputer. Sejak saat itu pria yang masuk dalam deretan orang terkaya di Tiongkok ini pun mulai menekuni dunia komputer dan internet.

Lulus dari Universitas, Liu Qiangdong langsung memiliki karir yang bagus

Meskipun kesehariannya terbagi antara belajar ilmu sosial politik dan progamming komputer, berkat kecerdasannya Liu Qiangdong berhasil lulus dari kuliahnya tepat waktu.

Tak butuh waktu lama bagi Liu Qiangdong untuk mendapatkan pekerjaan. Beberapa waktu setelah menamatkan pendidikannya di People University of Tiongkok, Liu Qiangdong langsung mendapatkan pekerjaan yang cukup mapan di salah satu perusahaan asuransi ternama di Tiongkok bernama Japan Life.

Karir Liu di perusahaan tersebut terbilang bagus dan stabil. Berkat pengalamannya mempelajari dunia programming, Liu pun dianugrahi sebuah tempat sebagai direktur urusan informasi dan teknologi di Japan Life setelah beberapa tahun bekerja di sana.

Sejak saat itu karir beliau semakin cemerlang. Penghasilan yang didapatkannya semakin tinggi. Dari sini, Liu memutuskan untuk mengumpulkan dana demi membangun bisnis miliknya sendiri.

Tahun 1998 Liu Qiangdong sukses mendirikan bisnis sendiri

Selanjutnya Mengenai Perjalanan dan Kisah sukses Liu Qiangdong, Beliau lama bekerja di Japan Life, dan setelah itu memutuskan untuk mendirikan bisnis miliknya sendiri. Cita – citanya tersebut baru tercapai pada tahun 1998. Saat itu, Liu berhasil mendirikan bisnis yang bergerak di bidang supplier perangkat komputer magneto – optical.

Bisnisnya ini berjalan mulus dan bisa dikatakan sudah sukses. Hal ini terbukti setelah 5 tahun berjalan atau tepatnya tahun 2003, bisnis milik Liu Qiangdong ini telah mampu membuka 12 cabang besar yang tersebar di seluruh Tiongkok.

Namun beberapa bulan setelah itu, hal buruk melanda Tiongkok. Penyakit mematikan bernama SARS menjangkiti sebagian besar penduduk Tiongkok. Hal ini menyebabkan bisnis Liu Qiangdong sedikit goyah.

Mendapat inspirasi di tengah musibah wabah penyakit

Di tengah semakin merebaknya wabah virus SARS pada tahun 2003, kondisi perekonomian Tiongkok mengalami penurunan. Masyarakat merasa takut untuk keluar rumah karena khawatir terinfeksi virus mematikan tersebut. Akibatnya toko – toko dan perusahaan perlahan kehilangan pelanggan. Bahkan tak sedikit dari mereka yang memutuskan untuk tutup.

Fenomena ini rupanya menjadi babak baru perjuangan Liu Qiangdong dalam karir bisnisnya. Dia berupaya keras untuk kembali menghidupkan bisnisnya yang mengalami kemunduran akibat wabah penyakit.

Berbekal ilmu programming komputer yang ia dapatkan semasa kuliah, Liu akhirnya berpikiran untuk mengembangkan bisnisnya tersebut ke dunia internet.

Meskipun belum pernah mencoba, Liu Qiangdong tetap memberanikan diri untuk mendirikan marketplace sendiri.
Bisnis Liu Qiangdong berubah

Untuk merealisasikan idenya itu, pada awalnya Liu Qiangdong mendaftarkan situs jdlaser.com yang menjual berbagai perangkat elektronik komputer. Tak diduga aksi coba – cobanya tersebut berbuah manis. Dia kebanjiran order hingga pada tahun 2005 penjualannya sudah mencapai 12 juta dolar tiap tahun.

Tak ingin berhenti sampai disana, Liu Qiangdong mulai mengembangkan jdlaser.com. Pada tahun 2013 Liu memutuskan untuk mengubah jdlaser.com menjadi 360buy.com dan menjual lebih banyak lagi produk.

Setahun setelah itu tepatnya pada tahun 2014, Liu kembali mengubah nama market placenya menjadi JD.com sekaligus menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi bernama Tencent dengan tujuan memajukan persaingan e-commerce yang saat itu masih didominasi oleh Alibaba.com.

Kerja sama yang terjalin antara kedua belah pihak terbukti sangat baik. JD.com berkembang semakin pesat dan dalam waktu singkat sudah mampu mengganggu dominasi Alibaba.com di dunia online shop Tiongkok.

Baca juga: Dibalik Kisah Sukses Linda Ikeji, Inilah Bukti Nyata Blogger Jadi Miliarder

JD.id Salah Satu Situs Afliasi Dari JD.com di Indonesia

Sekarang, JD.com berhasil menjadi perusahaan e-commerce yang paling sukses di dunia khususnya di Tiongkok. Omset penjualan pertahunnya semakin meningkat.

Bahkan saat ini perusahaan multi internasional tersebut sanggup meraih miliyaran dollar per tahunnya. JD.com juga membuka situs afiliasi di berbagai negara termasuk Indonesia dengan nama JD.id.

Kisah Sukses Liu Qiangdong pendiri Jd.com ini kiranya bisa menjadi inspirasi bagi kita, dimana beliau mampu membangun sesuatu yang luar biasa meskipun negaranya diterpa musibah.

Cerita inspiratif Liu Qiangdong ini juga menunjukkan kepada kita bahwa kesuksesan tidak diraih secara instan, melainkan dicapai dengan penuh perjuangan dan tak jarang harus mengalami kegagalan.

Save

Leave a Reply