Perbedaan HDD IDE, ATA, SATA Dan SSD Berikut kelebihan dan kekurangnya

Perbedaan HDD IDE, ATA, SATA dan SSD Berikut kelebihan dan kekurangnya |Hard disk atau yang biasa disingkat dengan HDD adalah salah satu hardware komputer yang sangat penting. Ini dikarenakan hard disk menjadi media penyimpanan data digital utama yang ada di dalam komputer anda.

Hard disk sendiri terbagi menjadi beberapa macam. Diantaranya ada HDD IDE, ATA, SATA dan SSD. Masing – masing jenis hard disk tersebut tentu mempunyai kelebihannya sendiri-sendiri. Nah, pada artikel ini, kita akan mengupas satu persatu jenis hard disk tersebut beserta perbedaannya.

1. HDD IDE

IDE (Integrated Drive Electronics) adalah hard disk tertua besuran Western Digital yang pertama kali dirilis pada tahun 1986. Hard disk ini memiliki sistem interface standar yang menghubungkan antara disk storage dengan bus motherboard komputer dan juga terintregasi langsung dengan floppy drive dan CD-drive.

Untuk menghubungkan hard disk jenis ini, dibutuhkan pita kabel besar yang bernama kabel IDE PATA (Parallel Advanced Technology Attachment).

Melihat tahun pertama kali dirilis, hard disk jenis HDD IDE sudah sangat kuno. Jika dibandingkan dengan teknologi hard disk zaman sekarang, HDD IDE sudah jauh tertinggal.

2. ATA

Hard disk jenis ATA (Advanced Technology Attachment) adalah sistem drive hasil perkembangan dari IDE. Hard disk ini menghubungkan motherboard dengan hardisk serta DVD-ROM / CD-ROM dengan sistem penghubung yang disebut parallel.

Perkembangan hard disk jenis ini bisa terbilang cukup pesat. Pada generasi ke-7 nya yang dirilis pada tahun 2001, hard disk ini sudah memiliki kecepatan transfer hingga 133 MBps/s pada 16 bit parallel.

Hard disk jenis ATA ini memiliki beberapa kelebihan seperti harganya murah dan lebih tahan lama.

3. SATA

Hard disk SATA (Serial Advanced Technology Attachment) adalah hard disk yang pertama kali dirilis pada 2002. Jika dibandingkan dengan ATA, hard disk ini memiliki bentuk yang lebih ramping. Selain itu SATA juga memiliki banyak kelebihan dibandingkan pendahulunya tersebut.

Kelebihan SATA

– Kecepatan bandwith tinggi.
– Dapat melakukan perintah multitasking secara bersamaan
– Ukuran kabel lebih kecil dan tidak menghambat sirkulasi udara komputer
– Memiliki fitur Hot Swappable
– Peripheral storage yang lebih sederhana

Kekurangan SATA

– Tidak kompatibel dengan Windows 95 dan 98
– Untuk winXP, dibutuhkan driver khusus untuk instalasinya
– 1 kabel hanya bisa digunakan untuk 1 hardisk

4. HDD SSD

Hardisk SSD (Solid State Disk) adalah hardisk paling canggih jika dibandingkan 3 hardisk pendahulunya. Hardisk ini menggunakan teknologi yang mirip dengan flasdisk, yaitu in-put dan out-put interface yang lebih cepat daripada HDD konvensional.

Hardisk SSD juga tidak punya bagian mekanik yang bergerak seperti hardisk konvensional. Teknologi inilah yang menyebabkan SSD disebut sebagai hardisk tercanggih yang ada saat ini.
Berikut kelebihan SSD dibanding hardisk konvensional

1. Tidak menimbulkan suara bising karena tidak memiliki komponen bergerak
2. Lebih hemat energi karena hardisk ini berbasis DRAM
3. Loading start up yang lebih cepat
4. Desain bodinya lebih ramping dan ringan, sehingga hard disk ini lebih portabel dan mudah dibawa ke mana-mana.
5. Karena hard disk ini memiliki kecepatan yang jauh di atas HDD sebelumnya, maka resiko hand, error, atau lag pada komputer bisa diminimalisir.

Itu dia informasi yang dapat kami bagikan mengenai 4 jenis hard disk dari masa ke masa. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply