Sekilas Perbedaan Smartphone Asli, Replika, Resmi, BM dan Refurbish

Perbedaan Smartphone Asli, Replika, Resmi, BM dan Refurbish |Di era modern saat ini keberadaan handphone, terlebih smartphone pintar, sangat digandrungi oleh hampir semua dikalangan. Bukan hanya para remaja, tapi para orang tua bahkan anak-anak sekolah pun begitu akrab dengan benda kecil ini.

Nah, buat anda yang ingin membeli smartphone, harus hati-hati dan teliti sebelum membeli. Untuk itu pada kesempatan kali ini, sesuai dengan judul di atas, kami akan bagikan informasi mengenai jenis-jenis smartphone yang banyak beredar saat ini. Mulai dari smartphone asli, replika ,resmi , BM atau refurbish.

Dengan mengetahui informasi tersebut kami harap anda bisa mendapatkan smartphone sesuai yang anda harapkan Dan tidak menyesal di kemudian hari. Berikut ulasannya:

Perbedaan Smartphone Asli, Replika, Resmi, BM dan Refurbish

1. Smartphone Asli

Untuk mengetahui smartphone asli atau palsu sebenarnya cukup mudah, pertama yang kita lihat yaitu dari segi speksifikasinya, kita bisa sesuaikan dengan spesifikasi yang tercantum di website resmi perusahaan yang memproduksi merk smartphone itu sendiri.

Misalkan kita bisa sesuaikan di mulai dari kualitas kamera, jenis processor, kecepatan ram dan komponen lainnya yang tertulis di website resminya. sebenarnya masih banyak lagi yang harus dilakukan untuk mengetahui keaslian smartphone dari merk tertentu.

Dan yang perlu kalian ketahui Smartphone asli atau palsu dalam pemasarannya ada yang DIJUAL secara resmi dan tidak resmi (black market), untuk mengetahui lebih jelasnya saya jelaskan diparagraf selanjutnya.

2. Smartphone Resmi

Yang dapat digunakan sebagai perbandingan antara smartphone resmi dengan yang lainnya adalah garansi yang digunakan. Pada smartphone resmi garansi yang dikeluar asli dari produsen smartphone tersebut.

Apabila terjadi kerusakan pada smartphone tersebut tentunya dapat di klaim kepada service center resmi smarphone tersebut karena terdapat kartu garansi resmi. Dan pada kartu garansi tercatat tanggal pembelian. Biasanya garansi yang ditawarkan produsen resmi mencapai 1 tahun.
Selama masih dalam masa garansi tentu pembeli akan mendapatkan penggantian ponsel apabila ponsel tidak dapat diperbaiki. Dari segi harga, spesifikasi ponsel tentunya sama dengan apa yang ditawarkan produsen.

3. Smartphone Replika

Smartphone replika merupakan smartphone tiruan yang dibuat persis menyerupai smartphone asli. Sekilas mungkin akan nampak sama. Namun jika dilihat pada keseluruhan ponsel akan jauh berbeda.

letak perbedaan smartphone asli dan replika Mulai dari fisik ponsel, tampilan layar ponsel serta spesifikasi antara yang ditetera pada dosbook dengan yang ada pada ponsel tidak sama. Harga yang ditawarkan relatif lebih murah hingga 50% dari harga normal produk resmi.

Produksi smarphone replika rata-rata mengacu pada jenis-jenis smartphone yang paling digandrungi masyarakat. Namun resiko menggunakan smartphone replika sangat besar. Apabila terjadi kerusakan kita tidak dapat mengklaimkan kemanapun.

Apabila kerusakan tersebut tidak dapat diperbaiki maka kemungkinan membeli smartphone baru sangat mungkin terjadi.

4. Smartphone Black Market (BM)

Smartphone black market dari segi barang sama-sama asli seperti produk resmi. Namun yang membedakan dari segi harga. Untuk ponsel BM harganya relaif lebih murah 30%. Hal ini dikarenakan produk BM tidak terkena cukai.

Sehingga apabila terjadi kerusakan meskipun ponsel tersebut asli, tidak dapat di klaimkan kepada service cebter produsen resmi.

5. Smartphone Refurbish

Refurbish di Indonesia dikenal dengan nama rekondisi. Mudahnya ponsel Refurbish adalah ponsel yang pernah dipakai diawal namun dikarenakan ada permasalahan seperti kerusakan baik itu hardware ataupun software maka dikembalikan oleh sang pembeli saat masih dalam tenggang garansi resmi.

Pembeli komplain dan dibawah ke service center resmi dan ternyata tidak bisa diperbaiki sehingga si pembeli mendapatkan HP baru sebagai gantinya.

Lalu smartphone tersebut diperbaiki lagi oleh produsen dan dipasarkan dipasaran. Namun rata-rata ponsel refurbish dipasaran merupakan jenis smartphone yang sudah tidak dikeluarkan lagi oleh produsen resmi. Dengan kata lain smartphone tidak diproduksi kembali.

Cara Membedakan Smartphone Asli, replika, resmi, BM dan refurbish diatas dapat menjadi referensi informasi bagi anda yang sedang kebingungan ketika akan membeli smartphone .

Tentu anda juga bisa bertanya terlebih dahulu kepada penjual sebagai antisipasi awal terhadap proses jual beli barang. Langkah preventive untuk menghindari penipuan harus dilakukan.

Cari informasi sedetail mungkin tentang smartphone yang anda minati. Jangan hanya tergiur dengan harga yang murah. Jadi cermatlah sebelum membeli smartphone.

Demikian pembahasan mengenai Perbedaan Smartphone Asli, Replika, Resmi, BM dan Refurbish semoga bermanfaat

Leave a Reply